PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI REFUSE DERIVED FUEL (RDF)

Sampah rumah tangga yang akan dimanfaatkan sebagai RDF perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu agar memiliki nilai kalor yang memenuhi persyaratan. Pengolahan tersebut adalah:



1. Pemilahan Sampah

Pemilahan sampah perlu dilakukan jika sampah yang masuk belum dipilah. Tujuan dari pemilahan adalah mencegah material sampah yang tidak diinginkan masuk ke dalam alur proses pengolahan, misalnya sampah yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), logam atau kaca. Pemilahan dapat dilakukan secara manual terhadap sampah pada ban berjalan (belt conveyor). 

Pemilahan yang dilakukan di TPS 3R adalah memilah sampah yang memiliki nilai ekonomi dan sampah B3 . Sehingga tinggal residu yang umumnya memiliki kandungan komponen kertas  atau plastik yang minim dan sampah organik. Dengan adanya sampah organik maka harus diturunkan kadar airnya.

Pada proses awal pemilahan dilakukan penyobekan pembungkus / kresek yang membungkus sampah.  

2. Pencacahan 

Pencacahan untuk mengurangi ukuran sampah agar mempercepat proses pengeringan. Pencacahan sampah dapat dilakukan secara manual maupun dengan menggunakan mesin pencacah 

3. Pengeringan

Pengeringan sampah dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan kadar air yang terkandung dalam sampah. Kadar air yang harus dihilangkan untuk kondisi rata-rata sampah di Indonesia yakni sebesar 30% - 40%. Pengeringan sampah dapat menaikkan nilai kalor pada sampah hingga mencapai 3.500 kkal/kg agar dapat dihasilkan RDF yang berkualitas tinggi.

4. Pengayakan

Pengayakan bertujuan untuk memisahkan materi berukuran lebih besar dari 5 cm, dimana materi tersebut akan kembali ke tahap pencacahan. Pengayakan dapat dilakukan secara manual ataupun mekanis (drum berputar). Material logam juga perlu dihilangkan, baik secara manual ataupun dengan menggunakan magnetic separator.

5. Pencetakan Pelet

RDF dicetak menjadi pelet agar mudah disimpan dan digunakan. 

6. Penyimpanan

Penyimpanan RDF harus memenuhi kaidah sebagai berikut

  • Tertutup dari kemungkinan masuknya air hujan
  • Terdapat sistem pengaliran air lindi
  • Mempersiapkan prosedur tanggap darurat 
  • Membuat perencanaan penyimpanan agar RDF tidak menumpuk terlalu lama yang
  • dapat berpotensi menurunkan kualitasnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penanganan Sampah Masker Bekas dari Pemakaian Mandiri pada Masa Pandemi COVID 19

Jenis Sampah Yang Tidak Boleh Dibuang ke TPA

NOT IN MY BACK YARD (NIMBY)

MANAJEMEN SOSIAL TERHADAP PEMULUNG DI TPA (TEMPAT PEMROSESAN AKHIR) SAMPAH

Pembakaran Sampah Terbuka / Open Burning

PEMILIHAN ALAT ANGKUT SAMPAH

DENSITAS SAMPAH

Kualitas REFUSE-DERIVED FUEL (RDF) yang diinginkan